Angkatdan balikkan sepeda secara perlahan agar sepeda kesayangan sobat portal tidak mengalami benturan saat diletakan di lantai. Okelah langsung saja kita simak cara mudah melepas dan memasang ban motor sendiri siapkan alat dan bahan : Ini Cara Memasang Shockbreaker Belakang Motor yang Tepat Dan untuk cara dan tekhnik membuka serta memasang ban dalam pada
Close Home / Article / cara ganti brake sepeda mtb / Article / cara ganti brake sepeda mtb
ByHenry Pangemanan 3 May 2010 Tips and trick Banyak sepeda dijual ke pasar hanya memiliki 7 gigi belakang. Bagaimana merubah gigi sepeda dari 7 ke 9 speed, apa saja yang perlu dirubah. Saya mencoba merubah Dahon tipe Roo dari 7 speed ke 9 speed Untuk Seli Dahon Roo, perubahan 7 speed ke 9 speed memang memerlukan perubahan. Apa saja yang perlu diganti : 1.
cash. Sepeda ini dilengkapi quick-release yang dapat melonggarkan dan melepas ban dengan mudah. Sebagian rem mungkin mengharuskan Anda untuk melonggarkan kabel dari posisi menjepit. Untuk mempermudah pelepasan ban belakang, pindahkan rantai ke gigi terkecil pada roda sebelum melonggarkan sekrup atau mur. 6 Siapkan sepasang tuas ban tire lever yang dapat Anda beli di toko sepeda/perlengkapan kegiatan luar ruangan setempat. Sekarang sisipkan tuas kedua lalu gerakkan di seputar roda dan ban seharusnya langsung lepas ke satu sisi. Cara terbaik untuk menemukan udara yang bocor keluar adalah dengan memasukkan ban ke dalam air. 9 Periksalah dinding dalam ban secara menyeluruh dengan meraba sepanjang permukaannya dan periksa juga pelek untuk mencari pecahan kaca, paku, duri, atau benda apa pun yang mungkin telah menusuk ban dalam. Berhati-hatilah saat meraba bagian dalam ban karena paku, atau pecahan kaca dapat melukai Anda. Tips Melepas & Memasang Roda Sepeda – portalsepeda Berikut tips melepas dan memasang roda sepeda untuk sobat portal semua. Ada beberapa jenis pengencang as roda yang biasa digunakan yaitu as roda yang masih menggunakan mur 15 membutuhkan kunci pas ukuran 15, model quick release QR, dan model thru axle TA. Usahakan agar bagian saddle menyentuh lantai dan sisi lainnya yang menyentuh lantai adalah bagian hand grip pada handlebar / stang sepeda, berikan alas agar sepeda kesayangan sobat tidak tergores saat ditaruh dalam kondisi terbalik. Hal ini biasanya terjadi karena beberapa faktor diantaranya letak gir sepeda bagian belakang cassette / Sprocket / Freewheel yang harus terletak diantara rantai atas dan bawah dan posisi rear derailleur RD yang terkadang menghalangi as roda saat memasang roda belakang. Ada trik yang dapat dilakukan untuk membuat roda menjadi center, caranya dengan menekan tuas rem handle brake dan menahannya ketika sobat memutar bagian pengencang as roda. Setelah as roda terkunci silahkan lepaskan tuas rem yang tadi sobat tekan, namun ingat hal ini tidak berlaku untuk sistem pengereman disc brake mekanik. Setelah itu pasang as roda pada drop out sepeda, jika mengalami kesulitan saat hendak memposisikan antara as roda dan dropout, sobat dapat menarik lengan puli pulley arm yang terdapat pada RD. Periksa kembali kekencangan as roda, jika sobat rasa sudah cukup silahkan lakukan pengecekan pada bagian rem jangan sampai sobat lupa untuk mengembalikan posisi rem yang sudah sobat release saat hendak melepas roda agar rem dapat digunakan dengan aman seperti sediakala. Tool/kunci dan peralatan sepeda wajib untuk pemula Kunci/tool dan peralatan sepeda untuk pemula di bawah ini merupakan alat-alat yang kita perlukan untuk merakit dan perawatan sepeda secara umum yang bisa dilakukan siapa saja. Belum termasuk alat untuk membongkar bagian dalam dan komponen yang lebih spesifik. Hampir semua bagian sepeda terlihat, dan bisa dikerjakan dengan alat-alat sederhana yang harganya juga relatif murah jika dibandingkan dengan alat-alat khusus untuk seped amotor apalagi mobil. Tetapi yang tidak kalah pentingnya adalah untuk kemanan kita ketika bersepeda. Untuk membuka baut-baut di sepeda kita perlu obang kembang atau plus Phillips dan obeng minus flat. Kunci hex atau allen key banyak dipakai untuk mengencangkan dan membuka komponen sepeda, mulai dari tuas di handlebars, rem, stem, seatpost, crank, derailleur. Sebenarnya bisa memakai alat apa saja, seperti obeng, sendok selama cukup kuat untuk menarik ban keluar dari pelek. Tetapi tire lever memilik ujung yang sedikit melengkung, sehingga lebih mudah untuk mengait karet ban dan menariknya. Kalau memakai tuas atau bahan yang kecil, biasanya pelek lebih mudah gores bahkan tertekuk. Bentuk tire lever kecil dan ringkas, bisa kita bawa sambil bersepeda juga. Untuk membuka, memasang, menyambung rantai sepeda kita mungkin perlu beberapa alat. Rantai sepeda memang jarang putus, biasanya masalahnya lebih karena melar, karatan, kurang pelumas. Untuk membuka missing link, pada kedua pin mata rantai perlu ditekan ke dalam. Pakai ukuran yang paling kecil yang bisa masuk ke jari-jari, kalau kurang pas atau kebesaran jadinya nanti sisi pentil jari-jari bisa tergerus dan susah untuk dibuka/diputar. Bagi yang mau belajar dan mencoba sendiri, bisa memiliki tool sepeda kunci jari-jari ini, kalau rim semakin memburuk bisa dibawa ke ahlinya di bengkel sepeda. Untuk pengukuran yang lebih detail dan akurat, kita bisa memakai jangka sorong atau caliper. Baut ini semakin banyak dipakai pada sepeda, karena lebih susah untuk tergerus dan rusak, tidak mudah slip ketika dikencangkan atau dibuka. Mengatur tekanan udara adalah cara paling mudah dan gratis untuk mengubah karakter sepeda. Dan yang paling penting adalah untuk keamanan kita selama bersepeda. Tetapi perlu diperhatikan jenis pentil apa yang ada di sepeda kita. Cagak/jagang tidak cukup efektif, karena sulit untuk memutar roda sambil ditopang dengan jagang. Harganya jagang /paddock cukup murah, sekitar 80 ribu, bisa dipakai juga sebagai penopang ketika menyimpan sepeda. Bike stand seperti tiang kerja, yang bisa diatur ketinggiannya, diputar, dimana kita bisa menyangkutkan sepeda, sehingga tidak perlu jongkok atau bungkuk ketika bekerja pada sepeda. Salah satu komponen seped ayang perlu ditambahi pelumas rutin adalah rantai sepeda. Mencuci sepeda dengan air tekanan juga berpeluang membawa pelumas pada rantai. Untuk membersihkan kerak, pelumas hitam yang bercampur debu, kita juga bisa memakai degreaser seperti WD40. Sebenarnya semua baut, mur, klep pada sepeda mempunyai batasan seberapa kuat harus dikencangkan. Contohnya untuk mengencangkan klep seat post dibutuhkan Nm, untuk baut head set dibituhkan Nm, dan seterusnya, Biasanya nilai torsi masing-masing baut/komponen kadang dicetak atau ada labelnya, atau bisa juga melihat di spesifikasi komponennya. Mekanik berpengalaman mungkin bisa merasakan torsi lewat feeling, tapi tidak orang biasa. Tidak seperti frame aluminium, alloy atau besi yang mungkin bisa diketok agar kembali ke bentuk awalnya. Harga kunci torsi lumayan mahal, sekitar 750 ribu sampai 1 juta dan memerlukan kalibrasi rutin untuk menjaga nilai yang stabil. Tetapi kita bisa membeli hanya yang diperlukan saja dahulu, ga perlu langsung satu set. Ganti Ban Motor, Perhatikan Cara dan Tekniknya! Ganti ban motor bisa kamu lakukan sendiri di rumah tanpa harus pergi ke bengkel. Apalagi teknik ganti ban motor ini bisa kamu pelajari dengan simpel dan mudah. Sebagai salah satu komponen kendaraan yang sangat penting, ban motor memang harus diganti secara berkala. Jika kamu sudah menemukan ciri-ciri tersebut, ada baiknya untuk segera menggantinya dengan yang baru. Cara pertama kali yang mesti kamu lakukan, yakni dengan mempersiapkan alat atau peralatannya. Setelah semua peralatan yang kamu butuhkan sudah siap, langkah selanjutnya yakni melepas ban bagian luar. Bila kamu sudah selesai melepaskan ban luar, silahkan longgarkan baut pada velg. Baca Juga Memilih Ban Motor yang Tepat Agar Awet, Simak Beberapa Cara Ini! Dalam pemasangan ban baru ini, terdapat beberapa hal yang mesti kamu perhatikan. Supaya pemasangan ban baru tampak sempurna, ada baiknya lumasi velg tersebut dengan air sabun. Baca Juga Cara Ban Motor Tetap Awet, Coba Perhatikan Beberapa Trik Ini! Sebelum itu, ada baiknya untuk membersihkan bagian sekitar ban luar yang kotor hingga kanvas rem. Periksa kembali semua baut dan pastikan tidak ada yang tertinggal atau masih kendor. Demikianlah teknik yang bisa kamu ikuti untuk ganti ban motor sendiri. Melalui cara ini, kamu bisa menghemat pengeluaran karena tidak perlu pergi ke bengkel. Mudah Mengganti Sendiri Ban Dalam Sepeda Alasan utamanya karena tidak tahu kapan dan dimana kita akan mengalami masalah terutama pecah ban. Cara amannya adalah membawa minimal 2 ban dalam serep jika jalan sendirian, atau cukup 1 saja jika bersama kelompok ,karena bisa pinjak anggota kelompok lain yang membawa ban dalam dengan tipe yang sama. Untuk ini sangat wajib sekali karena jika kurang satu saja maka kegiatan ganti roda tidak bisa dilanjutkan, peralatan tersebut antara lain Disini kita tidak akan langsung melepas ban luar secara penuh, melainkan cukup bagian sisi kanan atau kirinya saja. Kemudian lanjutkan kesisi berikutnya, jika sudah ringan maka bisa dilanjutkan tanpa pencungkil, cukup dengan tangan kosong saja. Nah pesan saya hati-hati saja jika menggunakan pencongkel, karena rawan terkena rims dan membuatnya lecet. Cara mengganti ban sepeda Mas dan mbak, pada kesempatan kali ini akan saya sampaikan satu hal yang sederhana yakni tentang dunia per-sepeda-an, yaitu cara mengganti ban sepeda. Ya walaupun ini suatu hal yang sangat sederhana sekali, namun tiada salahnya hal ini buat saya dedekasikan untuk membantu rekan-rekan yang sekiranya tidak tau akan dunia perbengkelan, tidak tau akan dunia pelepasan dan pemasangan onderdil. Baiklah mas dan mbak sekalian, ban pada kendaraan sangatlah vital, kendaraan pastilah tidak akan bisa melaju bila angin dalam ban tersebut berkurang, terlebih lagi jika habis tidak ada sama sekali. Nah agar kita lebih nyaman dalam berkendara , maka kita baiknya selalu memperhatikan tekanan ban atau tekanaan angin dalam ban, terlebih bila muatan agak berlebih atau sering berboncengan. Sebelum kita melangkah kesana, perlu anda ingat sebelumnya bahwa, metode perbengkelan yakni metode pemasangan dan pelepasan suku cadang, semisal ban adalah selalu berbanding terbalik urutannya, atau selalu berlawanan yakni cara melepas adalah kebalikan cara memasang. Silahkan perhatikan gambar cara mencungkilnya, oiya anda bisa mengganti ketiga alat pencungkil ban tersebut dengan 3 buah sendok makan, pilih yang tebal ya. Setelah ban luar masuk ke velg semua dengan baik dan benar, namun tiada salahnya anda teliti pada kedua sisi tepi samping kanan dan kiri, bila telah terpastikan ban masuk dengan rata dan tidak ada yang selip lalu pompalah sesuai yang kekuatan ban. Cara Ganti Ban Sepeda Dan Peralatan Yang Bisa Dibawa Bersepeda Tapi melalui persiapan matang, seharusnya masalah tersebut dapat teratasi dengan mudah jika tahu cara ganti ban sepeda. Salah satu persiapan yang perlu dilakukan para pegowes adalah mengecek ban secara rutin, terutama pada saat-saat sebelum bersepeda. Nah, apa saja toolkit atau peralatan yang dibutuhkan, berikut 7 di antaranya beserta cara ganti ban sepeda. Tidak terkecuali pompa tangan yang berukuran mini, sehingga bisa diletakkan dalam tas mungil atau dikaitkan pada frame. Kedua toolkit di atas sebenarnya sudah cukup, dengan catatan masalah yang terjadi cuma ban bocor. Apabila ban cadangan memiliki mur sebagai pengunci pin pentil, maka perlu membawa alat bantu untuk membukanya. Yang dimaksud di sini adalah pelapis untuk menutup lubang pada ban luar karena tersobek benda tajam. Perlengkapan ini bisa diperoleh di toko-toko peralatan sepeda, bentuknya menyerupai plester/stiker yang cukup lebar dan tebal. Pada saat yang sama kendurkan pengunci hub sampai roda dapat dipisahkan dari sprocket dan frame. Pasang kembali katup pentil ban dalam, setelah itu gunakan pompa mini atau tabung CO2 untuk mengisi angin. Celupkan ban dalam sambil sedikit ditekan hingga menemukan titik bocor yang ditandai oleh gelembung udara. Setelah itu bersihkan titik bocor menggunakan lap, lalu ambil dan usapkan kertas gosok secara perlahan sampai permukaannya sedikit terkikis. Kebocoran ban perlu diperiksa kembali, yaitu dengan cara yang sama seperti saat mencari titik bocor. Dorong dari arah bawah rim hingga semuanya masuk, lalu lanjutkan dengan menempatkan ban dalam ke posisi semula. Terakhir, kembalikan ban ke tempat asalnya pada frame, sekaligus memasang lagi rem dan RD yang tadi sudah dilepas. Jangan lupa menyimpan kembali toolkit ban sepeda ke tempat asalnya, karena peralatan tersebut sangat berguna nantinya.
Salah satu keterampilan teknis bersepeda yang harus dikuasai oleh setiap pesepeda adalah menggilir ban dalam. Ketika bersepeda tidak mengerudungi kemungkinan ban roda kita akan mencirit puas momen di perjalanan. Boleh disebabkan oleh kondisi jalan yang rusak, dihinggapi benda radikal, pengisian angin tali tap nan terlalu keras dan boleh pun karena kondisi ban dalam sepeda kita mutakadim aus’ sehingga berak air pada saat kita menyadau. Jika mencuru di jalan raya mungkin dengan mudah kita habis membawanya ke tempat Tambal Ban, tapi apa kesannya ketika sedang mengayuh dilokasi yang jauh dari pemukiman penduduk yang tidak ada tempat tambal pita. Menggilir lin dalam roda Oleh alangkah baiknya kita comar membawa perangkat dan peralatan roda, terutama ban kerumahtanggaan cadangan. Terlebih kita juga harus bisa dobrak pasang ban dalam besikal sendiri. Berikut ini biaya siluman memasang ban kerumahtanggaan sepeda versi Pembongkaran Siapkan alat pembuka ban sepeda. jika tidak terserah dapat digunakan gawai lain yang serupa misalnya sendok atau sejenisnya. Lepas wheelset / reben sepeda yang mencuru agar mudah bilamana pemasangan tali tap. Beber QR Quick Release ban yang bocor. Jikalau sepeda dengan sistem rem V-Brake bisa dikendorkan sampai-sampai lalu kabel remnya sepatutnya ban sepeda dapat dilepas. Kempeskan ban hingga anginnya habis sampai-sampai lampau sepatutnya mudah pron bila ban dibuka. Buka ban dengan perabot pembuka lin. Bentang ban perlahan dan hati-hati agar lain merobek ban. Alat pembuka lin galibnya ada 3 biji zakar pencongkel ban, congkel pinggiran tali tap luar pit dan kaitkan 1 pembuka ban besikal ke ruji-ruji pit laksana penahan bukaan. Silam congkel kembali ban luar dengan pencongkel lainnya diputar sebatas ban luar terlepas berpangkal velg sepeda. Telaah reben luar roda kita barangkali ada benda tajam nan menempel di ban. Pastikan ban luar besikal kita sudah bersih dari benda-benda yang berdampingan di lin agar sehabis diganti ban dalamnya lain bocor bembali. Alat pembuka pita pit Lepas Wheelset dari sepeda Pastikan tak ada benda drastis yang menempel pada reben luar sepeda Pengisian Gunakan reben internal sesuai dengan ukuran ban asing sepeda nan kita gunakan. Jika kita menggunakan ukuran ban intern yang enggak begitu juga ukuran ban luar kereta angin kita mengakibatkan pemasangan ban sepeda tidak maksimal dan dapat merusak ban dalam itu seorang. Pasang lebih lagi dahulu lin dalam, caranya mudah cukup masukan saja pentil bannya ke lubang pentil velg sepeda. Ada sejumlah merek reben internal yang menunggangi penutup mur, bentang justru dahulu agar putik ban dalam dapat turut terpajang di velg sepeda. Selanjutnya rapihkan ban dalam tersebut secara merata dengan velg sepeda. Sesuaikan arus bagian ban. Pastikan silsilah ban besikal sesuai dengan sisi diseminasi ban pit. Caranya dapat dilihat puas pita luar sepeda cak semau logo kirana yang menyimbolkan arah diseminasi ban sepeda tersebut. Pasang ban asing menggunakan pembuka ban kereta angin. Masukan terlebih dulu satu jihat lin luar kedalam velg pit, lanjut dengan satu sisi lainnya. Pompa lin sepeda sesuai dengan psi impitan angin yang tertera pada pita asing sepeda. Lebih baik juga menggunakan pompa sepeda nan terwalak meteran psi. Jika tidak terserah informasi psi yang tertera cukup diperkirakan cuma tekanan kilangangin kincir tali tap sepeda yang akan digunakan menyesuaikan dengan kempang alias kondisi jalan yang akan dilalui. Pasang kembali wheelset / ban kereta angin seperti mulanya. Gunakan reben dalam sesuai dengan variasi dan format ban luar sepeda Sesuaikan alur fragmen / rotasi ban Pompa lin sesuaikan dengan tekanan angin yang diperlukan Source
Unduh PDF Unduh PDF Jika Anda hobi mengendarai sepeda, cepat atau lambat Anda akan mengalami masalah dengan ban, misalnya ban Anda bocor dan harus diperbaiki atau ban Anda perlu diganti dengan yang baru. Sebelum memulai proses mengganti ban, Anda perlu menjungkirkan posisi sepeda, sehingga bobot sepeda bertumpu pada sadel dan setang. Langkah 1Longgarkan mur yang menahan poros roda ke rangka sepeda. Jika mur sangat kencang, semprotkan sedikit pelumas pada mur – pelumas silikon atau bahkan minyak sayur bisa digunakan untuk keperluan ini. Banyak sepeda modern tidak memiliki mur. Sepeda ini dilengkapi quick-release yang dapat melonggarkan dan melepas ban dengan mudah. 2Lepaskan rem jika sepeda Anda dilengkapi rem karena keberadaan rem dapat menghalangi pelepasan ban. Pemasangan rem sepeda tidak selalu sama, tetapi Anda tidak akan menemukan kesulitan untuk mengeluarkan kabel rem dari soket di lengan rem untuk melepaskannya. Sebagian rem mungkin mengharuskan Anda untuk melonggarkan kabel dari posisi menjepit. 3Lepaskan roda dari rangka. Jika ban belakang yang perlu ditangani, Anda perlu mengangkat rantai dari kumpulan gigi. Untuk mempermudah pelepasan ban belakang, pindahkan rantai ke gigi terkecil pada roda sebelum melonggarkan sekrup atau mur. Ban depan akan lebih mudah untuk dilepas. 4Kempiskan ban dalam sepenuhnya dengan menekan bagian dalam pentil. Jika ban dilengkapi pentil presta, Anda harus melonggarkan bagian atas batang pentil untuk mengeluarkan angin di dalam ban. Saat melakukan langkah ini Anda juga perlu melepaskan cincin pengunci yang disekrupkan ke batang pentil dan posisinya menempel sejajar pada pelek, jika sepeda Anda memang memilikinya. 5Longgarkan bead bundelan kawat yang disatukan oleh karet yang keras dari pelek dengan meremas seluruh badan ban di seputar pelek. Dengan kondisi ban yang kempis, remaslah seluruh badan ban dan Anda akan melihat ban terlepas dari bagian dalam pelek, hal ini akan membantu saat melepas ban. 6Siapkan sepasang tuas ban tire lever yang dapat Anda beli di toko sepeda/perlengkapan kegiatan luar ruangan setempat. Jika Anda tidak memiliki tuas ban, Anda dapat menggunakan gagang sendok atau alat serupa tetapi harus sangat berhati-hati saat menggunakannya karena Anda berisiko menggores atau merusak pelek roda dan/atau menusuk ban dalam. Selipkan satu tuas dengan hati-hati ke bagian bawah pelek roda dan cungkil keluar pinggiran ban sambil berhati-hati agar tidak menusuk ban dalam dan angkatlah ban dari pelek. Gerakkan tuas di seputar pelek sekitar seperdelapan lingkaran dan ulangi proses yang sama, biarkan tuas pertama tetap di tempatnya. Sekarang sisipkan tuas kedua lalu gerakkan di seputar roda dan ban seharusnya langsung lepas ke satu sisi. 7Keluarkan ban dalam seluruhnya. 8Pompalah ban dalam yang bocor dengan beberapa kali pompaan dan periksalah ban untuk mencari udara yang keluar sehingga Anda dapat menemukan lubang penyebab kebocoran dan menentukan letak masalah yang mungkin terjadi. Cara terbaik untuk menemukan udara yang bocor keluar adalah dengan memasukkan ban ke dalam air. Jika Anda melihat gelembung udara keluar dari ban, berarti ada lubang di ban Anda. 9Periksalah dinding dalam ban secara menyeluruh dengan meraba sepanjang permukaannya dan periksa juga pelek untuk mencari pecahan kaca, paku, duri, atau benda apa pun yang mungkin telah menusuk ban dalam. Berhati-hatilah saat meraba bagian dalam ban karena paku, atau pecahan kaca dapat melukai Anda. Pastikan Anda menyingkirkan setiap duri, pecahan kaca, atau paku menggunakan tang jika Anda menemukannya. Aturlah rim tape sabuk pelek untuk menutupi jari-jari yang mencuat. 10Anda bisa memilih menambal atau mengganti ban dalam; atau mengganti ban dalam sekaligus ban luar. Buka pembungkus ban baru Anda dan lepaskan tutup pentil plastik dan cincin penguncinya. 11Masukkan ban dalam yang baru ke ban luar dan pastikan ban tidak terpuntir sama sekali dan pompalah ban dalam dengan beberapa pompaan. Memompa ban dalam dengan sedikit udara terlebih dahulu akan membantu menghindari agar ban dalam tidak terjepit saat ban dipasangkan ke pelek. 12Pasangkan ban ke pelek dari satu sisi terlebih dahulu. Proses ini memang sulit tetapi usahakan untuk tidak menggunakan tuas ban, obeng, atau peralatan serupa lainnya karena kemungkinan Anda menusuk ban dalam baru semakin besar. Periksalah badan ban untuk mencari tanda panah atau sejenisnya yang menunjukkan arah rotasi – sebagian ban memiliki pola telapak dengan “arah tertentu”. Masukkan satu sisi ban terlebih dahulu, kemudian selipkan ban dalam yang sudah sedikit dipompa ke dalam ban dan masukkan sisi ban yang lain. 13Pastikan tidak ada bagian ban dalam yang menyembul, kencangkan cincin pengunci dan dan pompalah ban dalam secara perlahan dan hati-hati terlebih dahulu, sambil terus-menerus memeriksanya untuk memastikan bahwa ban terpasang secara merata dan tidak ada bagian yang “terjepit”. 14Lepaskan pompa dan kencangkan sekrup presta dan cincin pengunci dengan tangan. 15Sekarang Anda siap untuk memasang roda kembali ke sepeda. 16Tegangkan kembali rem dan/atau rantai jika Anda mengerjakan roda belakang. 17Selamat bersepeda! Iklan Sebelum menambahkan angin ke ban dalam atau memasukkannya ke ban, Anda mungkin perlu menaburkan talek ke ban dalam. Pastikan untuk menjauhkan ban dalam dari benda-benda panas. Panas akan meningkatkan tekanan di dalam ban, dan dapat membuat ban benar-benar meledak! Iklan Peringatan Jangan mengoleskan pelumas apa pun pada rem atau permukaan rem. Hindari menorehkan minyak pada ban atau ban dalam juga, karena minyak dapat menyebabkan karet rusak. Jika Anda menemukan retakan pada lapisan ban, Anda harus mengganti ban luar dan ban dalam sekaligus jika ban dalam masih asli dan belum pernah diganti sejak Anda membelinya bersama ban luar. Jika kedua ban pada sepeda memiliki usia yang sama, gantilah keduanya walaupun hanya satu yang terlihat usang. Kalau tidak, Anda berisiko mengalami ban meletus. Jika ban belakang Anda dilengkapi quick release, pastikan Anda berhati-hati dengan batang porosnya. Tangani dengan hati-hati dan letakkan di tempat yang tidak mungkin akan terinjak sementara Anda mengganti ban. Jika batang poros bengkok sedikit saja berarti Anda harus membeli yang baru. Jika Anda memasang kembali ban Anda setelah mengalami kebocoran, periksalah bagian dalam ban di bawah telapak secara hati-hati dengan jari Anda – duri, paku atau apa pun itu mungkin masih bercokol di dalam ban dan akan menusuk ban dalam baru begitu Anda memompanya! Jika Anda menemukan penyebab kebocoran ban Anda itu, singkirkan dengan hati-hati. Jangan memompa ban berlebihan karena Anda akan membuat ban dalam meletus. Lihatlah tekanan yang direkomendasikan biasanya tertera di dinding ban. Kondisi ban luar dan ban dalam akan memburuk setelah 10-15 tahun, 7 tahun jika ban terpajan sinar UV jadi jika ban luar dan ban dalam Anda sudah berusia lebih dari 10 tahun, pertimbangkan untuk mengantinya. Sebelum memasang ban dalam yang telah ditambal ke dalam ban luar, pompalah ban dengan sedikit angin untuk memeriksa apakah ada bocoran kedua yang perlu ditangani. Pastikan jika pelek Anda dilubangi untuk pentil Presta, Anda menggunakan ban dalam yang serupa dan bukannya ban dalam dengan pentil Schrader, karena pasti tidak akan pas! Pastikan untuk tidak menusuk ban dalam saat mengeluarkan atau memasang ban luar kembali ke pelek. Pastikan Anda menjauhkan ban dalam dari benda-benda panas karena panas dapat meningkatkan tekanan di dalam ban, dan dapat menyebabkan ban meletus! Iklan Tentang wikiHow ini Halaman ini telah diakses sebanyak kali. Apakah artikel ini membantu Anda?
cara ganti ban dalam sepeda mtb